Hari ini kita akan bahas sedikit tentang Pengobatan Hipertensi dengan menggunakan Obat golongan Diuretik.. Disimak yah!!!
Apakah
Hipertensi itu? Baca disini
Apakah Diuretik
itu dan bagaimana cara kerjanya?
Yang dimaksud dengan Diuretik adalah zat yang dapat meningkatkan
produksi air seni. Diuretik bekerja dengan cara membantu mengubah kelebihan air
menjadi urine dan mengurangi kandungan garam dan membuangnya dari dalam tubuh.
Peningkatan eliminasi urine menyebabkan berkurangnya vlume total sirkulasi
darah sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah. Beberapa diuretik juga bias
melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi).
Bagaimana
seharusnya saya menggunakan Diuretik?
Diuretik biasa digunakan per-oral 1 x sehari pada pagi hari.
Jangan menggunakan diuretic pada malam hari, karena bias membuat Anda sering
terbangun untuk sering buang air kecil’
Apakah ada Efek
Sampingnya?
Diuretik dapat menimbulkan serangan gout akut pada pasien yang
memiliki kecenderungan untuk gout, karena diuretik dapat meningkatkan kada asam
urat dalam sirkulasi darah. Pada dosis yang berlebihan, diuretik dapat
menyebabkan lemah, letih, kram dan abnormalitas kimiawi pada darah. Namun
biasanya obat ini masih bias ditoleransi dengan baik oleh tubuh.
Obat-obat ini dapat menimbulkan eliminasi kalium yang berlebihan.
Kalium merupakan unsure penting dalam tubuh karena berfungsi memberikan
keseimbangan elektrolit tubuh. Dokter Anda dapat meresepkan suplemen kalium
jika perlu.
Laporkan kepada
dokter bila Anda :
- · Mengalami efek yang tidak diinginkan selama pengobatan
- · Terjadi kemerahan pada kulit yang mungkin disebabkan oleh diuretik.
Nama Sediaan
yang beredar dipasaran :
Furosemide (Farsix, Impugan, Lasix, Fursix), Bendrofluazid
(Corzid), Hidroklortiazid (Natrilix/-SR), Metolazon (Zaroxolin), Xipamid
(Diurexan), Torasemid (Unat), Bumetanid (Burinex), Spironolakton, Manitol dan
Asetazolamid.
(diketik
ulang dari buku Panduan Penggunaan Obat oleh Bapak Sahat Saragi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar