Rabu, 25 September 2013

Peran Konseling Dalam Meningkatkan Kepatuhan Minum Obat

Peran Apoteker yang utama adalah menjamin pasien menggunakan obat secara tepat dan benar, dengan melakukan kegiatan profesiional berupa konseling pasien (client) pada saat menyerahkan obat maupun dalam monitoring penggunaan obat pasien (WHO, 1998).
Konseling sebagai bagian dari Asuhan Kefarmasian bertujuan memberikan tambahan pengetahuan tentang obat dan pengobatan dengan harapan dapat memberikan pemahaman klien tentang peranan pada penyembuhan penyakitnya. Dengan demikian konseling obat kepada klien diharapkan memberikan perbahan perilaku dalam tujuan kepatuhan penggunaan obat.

Penerapan Konseling dalam Asuhan Kefarmasian
Seorang Apoteker mempunyai MISI di masyarakat yaitu menyediakan obat-obatan dan produk perawatan kesehatan lain serta melayani dan membantu masyarakat untuk menggunakan produk dengan cara yang tepat dan benar.
Konseling yang dilakukan seorang Apoteker mempunyai tujuan akhir, yakni memberi sumbangan yang sangat berarti bagi tujuan pengobatan, yaitu kesembuhan pasien melalui kepatuhannya menggunakan obat sesuai dengan nasehat yang diberikan.
Apoteker melakukan komunikasi pada saat penyerahan obat dengan memberikan informasi terkait bagaimana cara penggunaan obat sehingga dimengerti dengan baik.
Konseling merupakan aktivitas profesional yang menggunakan pengetahuan dan tehnologi yang tidak dimiliki client atau yang menerima konseling. Dengan demikian konseling adalah tindakan professional yang bertujuan membantu “clinet” menemukan dan menyelesaikan masalahnya.
Dalam tahapan konseling, pemberi konseling (counselor) melakukan aktivitas sesuai dengan kompetensi keilmuannya untuk kepentingan “client”, meliputi rasa percaya diri, memampukan, member motivasi serta pemahaman akan persoalan yang dihadapi agar “client” dapat mengatasi persoalan yang dihadapinya

Konseling Obat
Konseling obat ialah suatu proses untuk membantu pasien memperbaiki masalah penggunaan pemilihan obat dalam rangka tujuan pengobatan optimal.

Adapun tujuan konseling yaitu :
1.    Mewujudkan hubungan professional antara Apoteker dan Pasien
2.    Mengenal dan menyelesaikan masalah penggunaan obat
3.    Mengumpulkan informasi tentang cara dan tindakan pengambilan dan penggunaan obat (patient’s drug taking and drug use)
4.    Membimbing, mengarahkan dan memberikan pengetahuan kepada pasien tentang penggunaan obat secara rasional (promote rational drug use)
5.    Meningkatkan kualitas hidup pasien (patient’s quality of life)  

Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam konseling :
1.    Tanggung jawab Apoteker menurut Undang-undang yang berlaku.
2.    Jenis informasi yang diberikan dan criteria pemilihan pasien.
3.    Tindakan professional yang diambil terkait dengan masalah pengobatan.
4.    Hubungan dan etika terhadap pasien dan tenaga kesehatan lain (dokter, perawat, sejawat).
5.    Penilaian terhadap keberhasilan konseling.



(diketik ulang dari buku Panduan Penggunaan Obat oleh Bapak Sahat Saragi)

1 komentar:

  1. Iron-Stone - Titanium Tent stakes, Inc.
    Titanium-Tet-Stays.com is a website that titanium jewelry allows you to build 2019 ford fusion hybrid titanium real titanium titanium astroneer tents with the best odds, colors, and micro touch titanium trim where to buy construction titanium jewelry piercing tools available at TI

    BalasHapus